About to giving up

Aku sudah hampir menyerah. Aku pikir kamu akan bisa mengerti, alu berusaha mendekat bukan untuk menginkan kedekatan seperti dulu yang pernah dijalani.
Aku hanya butuh dukungan, mungkin kami akan bisa mengerti jika membaca tulisanku sebelum, tapi mungkin memang kamu terlalu sibuk, aku tahu, aku cuma minta sedikit pengertian.
Yang aku tahu, aku merasa kuat jika berada didekatmu, cobalah untuk sedikit berfikir positif, aku hanya butuh sedikit dukungan darimu untuk menyelesaikan tugas akhir ini. Tidakkah kamu tahu peningkatan IPKku saat bersamamu, dan sekarang, aku cuma merasa kosong sama seperti 2 tahun sebelum ini.
Berulang kali aku berusaha untuk menyampaikan ini, mulai dari tulisan tangan, panggilan telepon, sampai bertemu langsung.
Ku bukannya menuntut, aku hanya minta bantuan.
kembali ke pertanyaanku dulu yg sampai saat ini belum ada jawaban, pertanyaan itulah yg sangat penting, tapi ya sudahlah, aku tak ingin memaksa, aku hanya meminta sedikit pengertian, sedikit bantuan dari oranh yg kusayang.
Selamat atas keberhasilan targetmu. Mungkin memang benar dgan adanya aku didekatmu hanya menjadi penghambat kemuajuanmu, sudah terbukti dengan hal ini bukan?
aku lelah, aku tak ingin meminta lagi. Kita memang berkebalikan, aku merasa bisa selalu maju jika bersamamu, tapi sebaliknya, aku hanya jadi penghalangmu.
Aku tak apa, asalakan kamu bisa dapat apa yang memang menjadi target dan cita2mu.
Ya aku bisa melaluinya, aku bisa menyelesaikan tugas ini, tapi dengan tanpa semangat yang kuharapkan. Aku lamban, entah sampai kapan aku bisa menyelesaikannya.
Selamat ya.. semoga semua keinginanmu dapat terwujud, cita2mu semua tercapai tanpa ada penghalanh dan orang yamg menghalangi.
Melihatmu bahagia pun aku juga bisa ikut senang.

Standard